Dalam ruangan itu tak ada yang bersuara sebelum Adeks memulai pembicaraan. Dalam ruangan itu sudah ada Catline dan Jeremy, Akshein, Amelyus dan Jessy, dan juga Adeks dan Vaniesya. Tak lupa ada 3 bodyguard didalam ruangan itu, Adeks menempatkan mereka disana setelah mendengar cerita istrinya. Tentang siapa Jeremy Rhayader itu. "Catline putuskan kekasih mu itu." Terdengar suara bariton, Catline menoleh dengan tatapan tajamnya. Baru kali ini Catline menatap kakaknya dengan tatapan tajam. Ya, pemilik suara itu adalah Adeks. "Kenapa? Kenapa aku harus memutuskan Jeremy?" Catline bangkit dari duduknya, berjalan menuju kearah Adeks. "Karena dia lelaki b******k, kau tak pantas dengannya." Geram Adeks, rahangnya mengeras dan mata birunya menatap Catline mengintimidasi. "Apa ala

