Mobil yang Arinta kendarai, baru saja masuk ke area parkir sebuah hotel. Mereka berempat memang memutuskan untuk beristirahat lebih dulu, sebelum nanti sore akan menemui Daffa. Darra sudah bertukar pesan singkat dengan adiknya, agar tidak kehilangan jejak. Dan beruntungnya, Daffa baru akan berangkat ke bandara besok pagi. "Bu Darra, mau satu kamar sendiri?" tanya Arinta yang akan memesan beberapa kamar, untuk mereka beristirahat. "Tidak usah. Saya sama Ranti saja, kalian bisa berdua. Jadi, dua kamar sudah cukup, untuk kita," usul Darra. Mendengar hal tersebut, Sintya dan Arinta hanya saling pandang. Sedangkan Ranti merasa tidak nyaman, kalau harus berduaan saja dengan Darra. Wanita itu berpikir, sepertinya ia tidak akan bisa beristirahat dengan tenang. Apalagi, melihat raut wajah Darra

