Beberapa bulan kemudian. Sebuah Satria kombinasi biru hitam yang dikendarai Glen yang nampak menawan dengan kemeja dan celana serba hitam membalut badan tegapnya. Rambut pompadour yang disisir rapi semakin menambah nilai kedewasaan akan penampilannya hari ini. Memarkirkan motor di depan sebuah rumah minimalis modern dua lantai, cowok yang suka mengemut permen kaki itu berjalan ke depan pintu lalu memencet bel. Tak berapa lama sosok yang diharapkan pun menampakan diri dari balik pintu yang dibuka. “Kamu udah nyampe.” ujar Jelita. Glen sempat tercenung ditempatnya sesaat melihat Jelita. Kekasihnya itu tampak mempesona dengan dress berbahu sabrina sepanjang dibawah lutut itu. Sesuai namanya, gadis itu terlihat jelita. “Glen!” tegur Jelita cukup kuat berhasil mengembalikan Glen dengan fo

