44.

1617 Kata

Hening, tenang dan damai. Seperti itulah keadaan yang saat ini sedang Ara rasakan, berdiam diri dengan ditemani secangkir teh hangat dan sebuah pakaian bayi yang baru saja di beli. Semua persiapan untuk menyambut kelahiran si kembar sudah Ara dan Alex persiapkan, termasuk dokter dan juga rumah sakit terbaik di kota yang mereka tinggali. "Awsh..." ringis Ara ketika rasa mules mulai terasa pada bagian perutnya. Ara menyimpan baju bayi yang sedari tadi dirinya analisis ke atas meja, kemudian menyalakan TV untuk mengalihkan rasa mulasnya. Sedangkan dari arah dapur, Alex terlihat sedang mengambil segelas air dengan obat yang berada di tangan lainya. "Yaang, kamu udah makan kan?" Tanya Alex sedikit berteriak karena jarak dirinya dan Ara cukup berjauhan. "Dimana ibu hamil itu?" Tanya Alex pad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN