Sejak kejadian tadi siang sampai sekarang jam sudah menunjukan pukul 9 malam Alex masih belum juga pulang membuat Ara semakin tidak tenang. "Non Ara, Tuan sudah pulang." ucap Dina memberitahu. Dengan segera namun penuh hati-hati Ara berjalan untuk membukakan pintu dan menyambut Alex dengan sebuah senyuman. "Alex kamu dari mana? Aku khawatir," ucap Ara ketika pintu sudah terbuka sempurna memperlihatkan suaminya yang terlihat acak-acakan entah sudah pergi dari mana. "Aku lebih khawatirin kamu." sahut Alex berjalan melewati Ara begitu saja. Ara mengekori Alex yang mulai menaiki anak tangga untuk mencapai kamar mereka. "Aku gak pa-pa kamu harus percaya sama aku." Ara mencoba untuk menyamai langkahnya namun ia tidak bisa. "Awsshhh..." ringis Ara perlahan, namun tetap tajam dalam indera

