Om Roni memberikan surat-surat hasil persidangan perceraian terakhir pada mama. Dengan tangan bergetar mama membacanya, kini ia menangis sejadi-jadinya saat mengetahui isinya. “Terimakasih Pak Roni, saya sungguh sangat berterimakasih. Entah apa yang harus saya lakukan untuk membalas kebaikan Pak Roni ini” ucap mama pada Om Roni yang sedari tadi tersenyum melihat mama. “Tidak perlu Bu, saya merasa sangat lega berhasil menyelesaikan persidangan ini. Untung saja suami Ibu tidak bersih keras membantah pernyataan yang saya berikan di pengadilan. Karena semua bukti-bukti sangatlah kuat. Tapi saya mohon maaf, menurut kesepakatan, Ibu dan Gadis harus meninggalkan rumah ini karena mantan suami Ibu sudah memberikan harta gono-gini dalam bentuk uang yang akan di

