Mengejar Impian

1278 Kata

            Suara teriakan dari luar kamarnya membuat Gadis terbangun, pasalnya namanya terus dipanggil-panggil. Dengan langkah gontai Gadis akhirnya bangkit dari ranjang dan membuka pintu kamar untuk melihat siapa yang berteriak-teriak dan mengganggu tidur lelapnya ini.             “Aish, akan ku patahkan pita suaranya!” keluh Gadis keluar dari dalam kamar. “Siapa—“             Ucapan Gadis terhenti karena sosok Langit sudah memeluk tubuhnya erat dan memutarkan tubuhnya. “Aku berhasil!!” teriak Langit bahagia.             “Lepaskan aku Langit! Argh!” Gadis memukul-mukul punggung Langit meronta agar segera diturunkan. “Mati saja kau!” umpatnya lagi.             Langit terkekeh, ia mencubit pipi Gadis. “Aku diterima di UNPAD, ah ... aku akan menjadi mahasiswa fakultas Ilmu Komunikasi”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN