"Lagi-lagi kamu berbuat kasar Gadis! Apa kamu tidak bisa bersikap manis sebentar saja?" Bu Vita mulai merasa lelah menghadapi sikap Gadis. "Setiap saya berbuat, pasti ada sebab Bu" jawab Gadis melirik kembali Lulu yang sibuk merapikan rambutnya yang hampir saja rontok semua akibat jambakan dahsyat Gadis. "Bu, sepertinya Gadis itu punya gangguan jiwa, bagaimana bisa dia menganiaya saya seperti ini!" rengek Lulu, memegang lengan ibu Vita. "Ibu sudah mendengar semuanya dari teman-teman kalian yang melihat kejadiannya. Kalian berdua bersalah! Ibu harap skorsing dari sekolah selama tiga hari mampu membuat kalian memperbaiki diri" ujar Bu Vita, membenarkan posisi kacamata. Gadis menghela napas panjang, ia segera bangkit dari kursinya. "Jika tidak ada lagi, saya izin m

