Peluh Keringat

876 Kata

Dengan peluh keringat Gadis sampai di dalam rumah, ia terlihat begitu lelah. Bagaimana tidak lelah? Tiga perempat luas lapangan ia bersihkan karena Bima entah kabur kemana. "Anak Mama sudah pulang? Kenapa layu gitu?" tanya Mama Gadis yang tengah berada di ruang TV. Gadis memasang wajah mengemaskan, sambil mengerucutkan bibir. "Aku lelah Ma" ucapnya memeluk tubuh mamanya manja. "Uh, anak Mama ini sungguh sangat manja. Bagaimana sikapmu jika kamu di sekolah?" tanya mama mencium rambut Gadis. "Aku selalu menggemaskan Ma" jawab Gadis, oh tentu saja itu dusta. Sejak kapan Gadis menjadi sosok yang menggemaskan jika berada di sekolah? Menyeramkan masih mungkin. "Ayo mandi, Papamu akan datang" perintah Mama. Raut wajah Gadis berubah, seolah ia tidak menginginkan kedatangan papanya itu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN