Nathan melangkah cepat menuju pintu. Lelaki tersebut mengintip layar CCTV yang ada di hadapannya untuk mengetahui tamu yang datang selarut itu. Dia mengerutkan dahi saat mendapati Max ada di ambang pintu dengan membawa tas kertas yang terlihat berat. "Ngapain dia ke sini malam-malam?" gumam Nathan. Lelaki tersebut menarik napas panjang dan mengembuskannya perlahan. Dia menatap Max dengan menyipitkan mata. Max mengulurkan tangan dan disambut oleh Nathan. "Kenapa datang bertamu selarut ini?" tanya Nathan tanpa menyuruh masuk tamunya tersebut. "Bisa kita bicara sebentar dulu, Nath?" tanya Max. Keduanya Nathan memiliki selisih usia dua tahun. Jadi Max memang selalu memanggil kakak dari tunangannya itu hanya dengan nama. Terlebih keduanya memang sudah mengenal sejak kecil. "Kuberi waktu 3

