Takeru menggeliat dari posisi terbaringnya, ia berusaha membuka matanya, namun matanya terasa begitu berat. Pada saat bersamaan, Takeru juga mendengar suara berdenging yang amat sangat memekakkan telinganya. Keadaannya buruk sekali. Apa yang baru saja terjadi? Ia merasa bahwa ia seolah baru saja berada di medan perang, dan sebuah bom baru saja di layangkan kepadanya dan kini mengacaukam seluruh panca inderanya. Merasa sedikit panik, Takeru mencoba membuat tubuhnya bergerak, ia berusaha mengangkat tangannya rendah, namun tubuhnya terasa begitu lemas, ia seolah tidak memiliki tenaga. Tak menyerah, Takeru tetap berusaha mengumpulkan tenaganya. Ia menarik napas dalam berusaha membuat dirinya untuk tenang. Dan sepertinya usahanya berhasil, saat perlahan suara dengingan yang memekakkan telinga

