Sambil menunggu Takeru berpikir untuk membawa netranya terlelap. Pemberkatan akan diadakan sore, dan sepertinya itu masih lama, jadi Takeru akan tidur saja sambil menunggu waktu agar cepat berlalu. Namun keadaan hening itu tidak berjalan lama saat Isaac tiba-tiba berdiri dari tempatnya duduknya dengan raut wajah yang terlihat amat sangat serius. “Ada portal dimensi yang terbuka.” Ungkap Isaac dengan nada bicara yang rendah namun di wajahnya ia menunjukkan ekspresi yang cukup serius. Takeru dan Kozumi yang semula sedang berdiam diri dan bersantai, sontak membolakan netranya dan membawa tubuhnya untuk segera duduk dengan tegap. “Ada portal yang terbuka?” ulang Kozumi dengan nada terhentak terkejut, diangguki Isaac. “Dari kekuatan tekanan dan getaran tanah, jaraknya tidak jauh dari pusat

