Bab 28 - Ciuman dari Pria Masa Lalu

2103 Kata

“Astaga ... Tas ini adalah koleksi terbaik yang aku tunggu!” Nyonya Aline memeluk erat tas Hermes yang malam ini sudah ia bawa pulang dan tengah singgah di unit Jihan bersama putra dan Mamanya. “Keponakanku tersayang ... Kau harus tau jika aku pun mendapatkan kalung berlian ini! Suamiku pasti akan memujiku setelah aku sampai di Berlin dan memperlihatkannya.” Faulina yang duduk di sisi kiri Gani dan sisi kanan diisi Jihan, menatap wanita itu yang berdiri di hadapan mereka—antusias—pada barang belanjaannya dengan harga yang tidak murah. “Suamimu akan terkena serangan jantung setelah kau pulang,” celetuk Nyonya Muge, datang dari arah dapur membawa minuman untuk mereka semua. Faulina dan Jihan sukses tertawa mendengar ucapan tersebut, sedangkan Nyonya Aline mendengkus sebal dengan tatapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN