Bab 29 - Dua Tubuh yang Mendambakan

1636 Kata

“Bibirmu tetap terasa manis, Jihan ... Sangat memabukkan dan tetap lembut,” bisik Ozan di antara pagutan yang sanagt lembut.   Desiran dalam tubuh Jihan kian terasa kuat. Bersama temaram yang belum usai dan keromantisan yang sekitar mereka ciptakan, membuat Jihan tidak bisa bertahan lebih lama.   Kedua tangan itu merambat ke bahu tegap Ozan, memejamkan mata dan menikmati perlakuan yang pernah pria itu hadirkan. Mereka bukan dua anak remaja di masa lalu. Setiap sentuhan apa pun sudah mereka nikmati bersama. Menyalurkan hasrat yang masih terasa benar.   Jihan tidak bisa menampik jika saat ini detak jantungnya begitu kuat berdetak. Dipikirannya terlalu banyak kenangan manis yang terputar bersama pagutan Ozan yang semakin menuntut. Jihan membiarkan pinggangnya direngkuh erat, menempelkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN