Bab 42 - Hampir Melupakan Status

1027 Kata

“Kau tampak bahagia malam ini. Apa yang kau lakukan seharian ini, Ozan? Tidak ingin berbagi kebahagiaan denganku juga?”   Pria itu terkesiap mendapati Berna masuk ke dalam kamar, mendekati ranjang di mana sedari tadi Ozan tidak menyadari apa yang terjadi pada dirinya juga. Ia mengingat secepat kilat, jika tadi padangannya lurus ke langit kamar, tidur nyaman dengan posisi terlentang dan menerbitkan senyum kecil.   Ia merutuk dalam hati.   Aktivitas barunya bersama Gani dan Jihan pergi bertiga ternyata sangat berisiko besar di dalam hatinya. “Keponakanku sangat jahil dan aku menjadi korban sasaran mereka,” balasnya membiarkan Berna sudah duduk di sampingnya.   Ia pun menegakkan tubuh, duduk bersila menatap Berna yang melemparkan senyum manisnya. “Sepertinya aku sudah lama tidak berku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN