MELEMPAR TEKANAN

1552 Kata

Sapaan dari Sade, seorang Kasdeya yang sekarang sudah menjadi setengah manusia jelas membuat Virendra sangat terkejut. Bola matanya bahkan hampir keluar dan Arfeen yakin sekarang Virendra sedang menahan napasnya karena wajahnya membiru. “Kau tahu janji darahmu dengan kami masih berlaku, bukan?” pancing Sade, dia langsung menyerang titik terlemah sejak awal berbicara. “Kami semua yang datang ke Niscala sudah meninggal dan hanya tersisa aku diantara ratusan Kasdeya yang datang. Kau berjanji kepada kami bahwa kau akan membebaskan kami karena itu salah satu temanku memberi racunnya kepadamu karena kau mengatakan bahwa racun itu akan membuat es nya mencair. Sayangnya sejak awal kau tidak mengatakan kepada kami bahwa Tierra datang dan tetap menjalankan rencanamu.” Lagi-lagi Varoon dan Derwin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN