Matahari melemparkan satu bogem mentah tepat di pipi kiri seorang cowok bertubuh besar yang memakai seragam sekolah dengan badge yang sama dengannya. Tiga cowok di belakangnya mendelik marah, salah satu dari mereka membantu temannya yang tersungkur tadi, sementara dua lainnya menyerang Ata secara bersamaan. Dengan gesit Ata menghindari tendangan atas yang hampir mengenai kepalanya, bersamaan itu juga seseorang dari belakang menarik kerah kemeja Ata hingga gadis itu tertarik mundur. Cowok jangkung yang berhasil menarik kerah seragam Ata tertawa puas, sementara seseorang yang sempat melayangkan tendangan gagal tadi kembali hendak meninju Ata. Secepat kilat saat jarak antara Ata dengan cowok di depannya hanya tinggal selangkah, gadis itu meloncat. Kakinya menjejak cowok di depannya mengenai

