96

502 Kata

Mungkin, sesuatu yang kamu perjuangkan selama ini patah dengan mudah. Mimpi yang kamu genggam untuk direalisasikan selama ini pupus tak bersisa. Hal-hal yang kamu harapkan tidak datang, justru sebaliknya. Hari ini, kita seutuhnya patah. Seutuhnya jatuh tersungkur, seolah dunia sedang menelan eksistensi yang kita miliki tanpa iba. Tak ada satupun tangan kawan yang terulur dan menepuk bahu kita sambil berkata, bahwa esok pasti baik-baik saja. Tak ada satupun yang datang untuk memberikan semangat yang hilang. Dunia kelam, tak adil, dan tempat yang mungkin tidak pantas bagi kita. Dunia tak lagi ramah, rumah tak lagi hangat. Semuanya mendadak datang bersamaan untuk menghancurkan kita. Semua itu terjadi dalam sehari, dalam sekejap mata. Tanpa praduga, tanpa diminta. Bahkan, kita tak pernah b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN