Sebelum baca jangan lupa tap love dan komen! Happy reading guys! *M a t a h a r i* "Mama pengen ketemu Ata." Gadis itu tak salah dengar. Sedikit pun tak ada masalah pada indra pendengaran Ata yang masih baik-baik saja. Hanya saja gadis itu juga masih tak habis pikir dengan apa yang terjadi padanya. Meskipun berulang kali ia coba pikirkan, kemungkinan bahwa ayah memang tak pernah menyayanginya seperti Aya apakah tak pernah sekali saja ayah peduli seperti apa perasaannya? Atau setidaknya, menghargai keberadaan gadis itu di atas bentala busuk ini? Ata tersenyum skeptis mendengar permintaan konyol yang dilontarkan seorang lelaki paruh baya yang terlihat begitu kuyu. Keadaannya bahkan tak jauh berbeda dari Ata yang baru saja pulih dari sakit. Rama-ayah Ata yang tak pernah menganggap kebe

