bab 10

1966 Kata

" ehm . . . . . . . maaf pak. saya ijin permisi karena saya sudah selesai makan. Deo, kamu sudah selesai makan belum ? " kata Rio berusaha menyelamatkan Deolinda dari amukan Abian “ aku . . . “ kata Deo terhenti oleh Bian " kamu boleh pergi, Rio. dan kamu, Deo. tetap di sini. " kata Abian menatap Deolinda dengan hati yang kesal dan tatapan tajam. Deolinda duduk dan diam sambil melihat sekeliling, karyawan lain membicarakan dirinya. " itu kenapa si bos sama Deolinda berduaan ? " kata karyawan bisik - bisik " iya. sudah dua kali ini lho, aku lihat bos ke kantin dan selalu ada Deo. Dan kalau ke kantin, bersangkutan dengan Deolinda. " sahut karyawan lain pelan " ada apa dengan mereka ? " tanya karyawan lain lagi dengan sabgat pelan agar Abian tidak mendengar " jangan . . . . . . . . . ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN