bab 22

1655 Kata

sudah dua belas jam perjalanan Deolinda. masih ada sekitar sembilan jam lagi. badan Deolinda terasa sangat pegal dan kecapekan.dia tidak terbiasa perjalanan jauh dan panjang seperti ini. " mbak. " panggil Deolinda pada pramugari dengan pelan " iya nona, ada yang bisa saya bantu ? " kata pramugari ramah " saya perlu alat kompres hangat dan teh hangat. " kata Deolinda " wajah nona pucat, ibu baik - baik saja ? " tanya pramugari " iya mbak kurang enak badan. mungkin asma ku mau kambuh. " kata Deolinsa lemas " baik, nona di sini sebentar. kami ada dokter. biar ibu di periksa dokter. " kata Pramugari " terima kasih mbak. " jawab Deolinda pasrah dan lemas beberapa menit kemudian Dokter datang dan menghampiri Deolinda. " permisi, boleh saya periksa tekanan darahnya ? " kata Dokter. Deolin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN