bab 13

1761 Kata

Beberapa menit suasana hening karena Deolinda diam, dan sesekali memandangi sekitar. Berusaha untuk tenang dan sabar. Bian juga sibuk dengan handphonnya yang di penuhi notif dari client dan kantor. “ permisi, nasi goreng dengan telur ceplok setengah matang dan jus jeruk untuk ibu. Silahkan kak. “ kata Pelayan yang mengangetkan Deolinda “ terima kasih mbak. “ kata Deolinda lembut “ sama – sama bu “ jawab pelayan “ dan ini omlet, sup kepiting, nasi putih dan jus alpukat untuk bapak. Silahkan. Selamat menikmati .” kata pelayan tersebut kemudian meninggalkan mereka berdua Perut Deolinda sudah tidak tahan untuk di isi makanan. Namun dia tidak berani untuk memulai memakannya. Karena Bian masih sibuk dengan hendphone dan tidak menyadari makananya sudah ada di hadapannya. Lima menit Deolinda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN