Tiga pasang mata tertuju pada satu stik yang sedang diangkat Marni. Agis masih berpura berani meski dalam hati tidak bisa dibohongi. Ah, dia masih percaya Tuhan tidak akan menghukumnya di luar batas kemampuan. Sementara Marni sudah tidak sabar ada garis dua yang tampak di sana. Itu akan jadi kesempatan buat dia semakin mengambil hati Rando. Membuang Agis dari kehidupan mereka karena dianggap sudah mencoreng nama keluarga. Luar biasa. Kalau hal itu terjadi Marni sangat berharap semua hak waris Agis juga dibatalkan sehingga semua sisa harta Rando yang tidak sebera jadi miliknya saja, tanpa ada Agis yang menghalangi semua niatnya. Tidak sabar semuanya menunggu hasil yang terlihat di stik uji kehamilan. Buat Agis, apa pun yang terjadi harus di hadapi. Mata Agis terpejam sesaat sebelum mereb

