Spesial, Memalukan

1582 Kata

“Bu. Alvin tidak ada di kamar.” Satu kabar yang dibawa Wengi membuat obrolan Hendra dan Bram berhenti sesaat. Keduanya saling pandang. “Ke mana dia?” Wati yang langsung dirundung cemas. “Tapi tadi mbak Yeni bilang dia ada di kamar. Pasti tidak jauh pa, biar aku cari.” Lekas Hendra beranjak untuk mencari adik iparnya. “Mau cari ke mana mas?” “Mungkin ke depan. Alvin kan suka keliling dusun.” “Aku ikut?” “Tidak perlu, kamu di rumah saja. Alvin juga tidak bakal jalan jauh.” “Oke.” Wengi membiarkan suaminya pergi. Hendra meraih kunci motor di hanger khusus kunci. Siapa tahu adik iparnya berniat melihat pesawahan yang sedang menghijau hingga tanpa sadar jalan jauh keluar dari dusun karang Anyes. “Mau ke mana mas?” Baru juga Hendra keluar, Alvin ternyata duduk di depan teras. Tampak s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN