Dalam satu kesempatan bersama, tangan itu berusaha menjalin lagi keakraban walau dia tahu jika sifatnya sudah lain. David sengaja mengadakan acara bakti sosial lebih awal, dia ingin mendapatkan kesempatan lebih tanpa melibatkan Intan ke dalam pertemuan malam ini. Suasana di dalam restoran sangat mendukung suasana perasaan David saat ini, dia mengamati wajah cantik istrinya menatap ke arah alunan musik lamban menyanyikan lagu cinta, sedikit sedih bukan karena terbawa suasana. David memikirkan satu hal. Ancaman. "Dad, dari tadi kita hanya diam. Tanpa memesan makanan, apa kau… Baik-baik saja?" akhirnya pertanyaan itu terlontar, Richard memperhatikan wajah pucat David. "Baik Nak," David menepuk pundak Richard. "Aku baik-baik saja. Ya, aku hanya sedang mengumpulkan kebera

