Special Section - Take Me

2033 Kata

     Dalam hari yang sudah memisahkan kini pertemuan menjadi salah satu melepas rasa rindu di hatinya, semua terlihat begitu sempurna di atas keindahan nyata. Sentuhan tidak akan akhir jika belum mencapai apa itu kemesraan paling menyenangkan untuk saling membagi rasa luar biasa, dari mulai memuja dalam kecupan, bersuara mengiringi nada pagi ketika menyanjung.      "Sayang, nanti buburnya dingin!"      Sebenarnya Intan hanya beralasan supaya Richard menuntaskan sarapan, tetapi telinga itu seakan tuli tanpa peduli dan masih mencerna kesenangan. "Emh, nanti! Sekarang, lakukan dulu tugasmu!"      Intan mengiyakan dengan meremas kain baju pada lengan Richard, mendongak sambil melihat ke atas ketika lidah itu terasa hangat membasahi lehernya. "Engh…,"      Masih menggeluti kesibukannya, tib

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN