Rahasia besar di balik penculikan Sherin

1048 Kata

"Jika kau ingin mengambilnya, langkahi dulu mayatku!" Tiara seakan memancing di air keruh, tidak peduli seberapa ciut nyalimya saat sang ayah akan benar benar melakukan apa yang telah di ucapkannya barusan. Beberapa detik berlalu, suasana hening dengan mata yang saling beradi tatap tajam antara ayah dan anak itu. Heri terlihat menghela nafas panjang sebelum akhirnya menundukkan kepala. "Kau ingin tahu siapa perempuan itu sebenarnya?" tanyanya tanpa menatap Tiara. Tiara bergeming, hanya deru napas yang tak teratur terdengar, perlahan tangannya mulai bergerak mengelus wajah mulusnya yang telah tergambar bekas tangan sang ayah. Baginya, siapa pun Sherin, dia tetap seorang jalang yang berani merampas miliknya. Namun, meski pun begitu, Tiara juga tidak bisa menutupi rasa penasarannya tentang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN