"Astaga," ucap Tiara terkejut. "Ada apa ini, Erick?" tanyanya penasaran. Sambil menperhatikan bagian depan mobilnya Erick menjawab, "sepertinya kita nenabrak dahan pohon, Nona." Lalu Erick segera turun dari dalam mobil untuk memastikan. Cukup lama Erick berada di luar mobil, terlihat jika Erick sedikit kesulitan memindahkan dahan pohon yang cukup panjang yang melintang di depan mobil. Dari dalam mobil, Tiara seperti tengah memikirkan sesuatu, sesekali wajahnya memahat senyum tipis, kemudian berubah seperti orang yang sedang bersedih. Mimpinya yang terputus membuat Tiara sulit mengendalikan emosinya. "Kenapa aku baru mengetahuinya sekarang? Jika saja aku mengetahuinya sejak awal, mungkin aku tidak berakhir seperti ini, di kuasai oleh nafsu amarah yang menggebu," batinnya lirih. Suara E

