Yang terlewatkan

1132 Kata

Matahari masih enggan untuk menampilkan sosoknya, seakan malu untuk kembali ke peraduannya. Sementara di dalam kamar berukuran besar, Sherin tengah duduk di depan kaca hias sambil menyisir rambut panjangnya yang setengah kering. Seperti biasanya, setelah bangun tidur lebih awal dan melakukan ritual rutinnya di kamar mandi, sebagai istri, Sherin selalu mempersiapkan keperluan Adrian. Mulai dari pakaian dalam dan luar hingga sarapan yang terkadang di olah dengan tangannya sendiri. Meski pun Sherin sadar pernikahannya hanya berjangka tiga tahun, tapi Sherin tidak mengabaikab tugas utamanya sebagai seorang istri, baik lahir maupun batin. Seperti saat ini, setelah selesai memilih pakaian kerja yang akan di gunakan Adrian, Sherin bergegas turun ke bawah untuk menyiapkan sarapan, baik untuk s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN