"Kenapa? Bukankah seharusnya selama berbulan madu kalian bisa merasakan masa masa romantis berdua dan pasti bisa mendekatkan diri dong? Astaga..." Tiba tiba Alika mengingat sesuatu hingga membuat matanya membulat sempurna. "Jangan bilang kau belum melakukan 'itu' dengannya? Dan dia menjadi marah denganmu?" "Tentu saja sudah, Alika. Mana mungkin tahan a-" Sherin segeran menutup mulutnya saat menyadari wajah Alika yang tersenyum geli menatapnya. "Hahaha... Sudah ku duga, kau pasti tidak akan tahan melihat tubuhnya. Katakan padaku, apa aku akan segera memiliki keponakan yang lucu lucu?" tanya Alika sekenanya. Sementara di balik pintu, Veldian sama gelinya mendengar kejujuran Sherin yang tidak bisa tertutupi. Sherin kembali memasang ekspresi lesu di wajahnya, "Tidak akan pernah, Al." "Ken

