Baaaakk... Buuuukk... Tanpa ampun Adrian menghajar wajah Gallen hingga terjatuh ke lantai. "Ad, hentikan. Ad..." Sherin menarik tangan kekar suaminya itu. Bukannya berhenti, Adrian justru menyentak tangan Sherin hingga Sherin tersungkur ke lantai. Adrian tidak peduli! Sorot matanya tidak mengandung rasa iba sedikit pun pada tubuh ramping Sherin. "Diam kau!" bentak Adrian menatap Sherin dengan penuh amarah. Gallen berdiri, tidak terima dengan perbuatan pria yang tidak di kenalinya itu, bukan padanya, tapi pada Sherin. Gallen sangat membenci kekerasan pada pada perempuan, baginya, bukan seorang laki laki jika berani berbuat kasar apa lagi sampai bermain tangan pada perempuan. Buuuukk... Satu pukulan keras melasat sempurna di wajah tampan Adrian, membuat kepalanya miring ke samping,

