Pada pagi yang dingin dan sejuk itu, salju ringan turun perlahan di kota kecil Bochum, mengubah pemandangan menjadi lautan putih bersih yang menutupi setiap sudut, termasuk di antaranya atap-atap apartemen, trotoar, dan jalan setapak yang mengarah ke stadion latihan tim cadangan VfL Bochum II. Di lokasi yang dikelilingi oleh bangunan tua dan pepohonan bersalju ini, seorang pemuda bernama Bima berhenti sejenak untuk menghela napas panjang, dan dalam udara dingin yang menggigit, asap putih segera mengepul dari mulutnya, menambah kehangatan. Wajah Bima, memancarkan ekspresi penuh misteri yang terkadang membuat orang sulit menebak perasaannya. Setiap kali berbicara, Bima memiliki kebiasaan unik menggigit bibir bawahnya dengan lembut, seolah sedang mencerna dengan serius setiap kata yang akan d
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


