Tiba di rumah sakit, Bu Elma langsung di bawa ke ruang IGD untuk mendapatkan penanganan intensif dari dokter. Semua yang mengantar larut dalam kesedihan, khawatir jika ibu kandung Roni itu tak terselamatkan mengingat adanya penyakit jantung yang diderita olehnya. Sebuah penyakit yang cukup menakutkan. Hanya Pak Hamid yang diizinkan masuk sementara Roni dan kedua istrinya hanya bisa menunggu di luar menantinya dengan harap-harap cemas tentang apa yang akan terjadi. Mereka berdoa untuk kesembuhan Bu Elma, berharap Allah masih menjaga dan melindunginya. "Bang, yang sabar ya! Semoga Bunda baik-baik saja." Shahnaz berusaha menenangkan suaminya. Sejak tadi ia tampak gelisah tak tentu laku. Roni pun sejak tadi tak kuasa menahan tangisnya. Akibat kebodohan dan ketidakjujurannya nyawa ibunya te

