Di tempat baru ini Shahnaz ditemani oleh Bi Esih, dia merupakan penjaga villa yang diutus kakeknya mengurus bangunan itu. Wanita itu tak sendiri melainkan bersama suaminya, Mang Karna. Selain menjaga villa mereka juga mengurus kebun kakeknya Shahnaz. Villa itu biasa disewakan, kebetulan ada tiga bangunan utama. Akibat kelelahan karena perjalanan Jakarta-Sumedang, semalam ia tidur sangat nyenyak. Pagi pertama diawali dengan rasa mual yang teramat sangat. Perutnya bergejolak seperti dikocok-kocok. Usai sholat subuh, Shahnaz merasakan tubuhnya lemas. Semua bermula saat ia menggosok gigi. Ia menyesal kenapa tak menuruti perintah ibunya untuk memerikasakan diri ke dokter sehingga ia tahu kenapa dan memiliki obat penghilang rasa mualnya. Ia curiga teserang sakit mag. Gejalanya hampir sama.

