Bab 56

1103 Kata

Untuk memastikan tentang kehamilannya, Shahnaz langsung minta diantar oleh Bi Esih ke klinik bersalin yang ada di pusat kota. Ia ingin langsung diperiksa oleh dokter spesialus kandungan agar bisa USG. Meskipun alat test kehamilan menunjukkan dirinya positif hamil, namun ia tetap berharap adanya keajaiban yang menunjukkan negatif. Mereka harus mengantri cukup lama, hampir dua jam. Padahal Shahnaz sudah daftar dulu tadi pagi namun pasien begitu banyak. Namanya tinggal di kota kecil dengan jumlah dokter kandungan bisa dihitiung jari, maka tak heran antriannya bisa sampai lebih dari luma puluh orang. Begitu namanya dipanggil, ia ditemani Bi Esih masuk ke dalam. Seharusnya ia berada di tempat ini bersama suaminya dengan raut wajah gembira, bukan seperti ini. Dokter tampan berusia tiga puluh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN