Berita kehamilan Shahnaz sudah sampai di telinga kedua orang tuanya. Shahnaz langsung mengabari mereka. Walau bagaimana pun ia butuh teman berbagi cerita dan hanya kepada kedua orang tuanya ia bisa melakukannya. Esok harinya, Bu Mieke datang menjenguk putrinya untuk memastikan kondisi kesehatannya. "Mami!" Shahnaz menyambut kedatangan ibunya dengan sukacita,ia benar-benar merindukannya. Tak terasa ait matanya turun begitu saja. "Gimana keadaan kamu Naz? Mami khawatir sekali,sehat kan?" ucapnya seraya memberikan pelukan hangatnya penuh kerinduan. Ia datang diantar oleh sopirnya karena Pak Ruslan sedang sibuk mengurus pekerjaannya. "Agak kurang enak badan, Mi. Tiap hari aku mual dan muntah, tubuh ini benar-benar lemas. Makan juga selalu pilih-pilih." Shahnaz berkeluh kesah menumpahkan s

