Bahagia

1181 Kata

secangkir kopi yang ku nikmati, seakan-akan berkata kepadaku, bahwa yang hitam tak selalu kotor dan yang pahit tidak selalu menyedihkan. Di tempat ini, aku menemukan sebuah inspirasi kehidupan. Di tempat ini pula aku menemukan sebuah arti kehidupan. Tetaplah tersenyum dalam keadaan pahit sekalipun. Kesedihan yang terjadi hanya untuk sementara, tidak akan pernah selamanya. Begitulah yang dikatakan keindahan yang Allah ciptakan. "Istri cantik Mas ini, nulis apa sih?" Suara yang sangat tidak asing. Siapa lagi jika bukan suamiku. "Bukan apa-apa kok, Mas." Aku menutup buku catatan berwarna biru dan menaruhnya kedalam laci. Buku itu adalah buku yang selalu aku bawa. Apapun yang aku rasa semua akan aku goreskan di dalamnya. Tidak ada niat untuk aku merahasiakan catatan itu dari suamiku. Ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN