Andine berjalan cepat keluar dari mansion Mario. Ia sudah terlanjur sakit hati dan kecewa dengan semua perkataan Mario. Baginya Mario adalah calon ayah yang sangat buruk. Tidak ada seorang ayah yang dengan teganya ingin menggugurkan calon buah hatinya sendiri, jika bukan Mario. "Nyonya mau kemana? Sekarang lagi hujan, apa mau saya antar?" salah satu penjaga langsung menghampiri Andine dengan payung sebagai penutup kepalanya, dari air hujan. "Tidak perlu diantar." tolak Andine dan berjalan mendekati gerbang. Ia membukanya dengan tergesa, untung saja gerbang belum digembok. Andine langsung mengambil langkah seribu berjalan menjauhi mansion Mario. Ia berjanji tidak akan menginjakkan kakinya di tempat ini lagi. Baginya, tempat ini adalah tempat orang pendosa seperti Mario. Andine tak memi

