32. Karma is Real

1669 Kata

Suasana pagi dikediaman Mario sangatlah tegang, ditambah raut wajah Mario yang tidak bersahabat membuat Sella dan Miranda ketar-ketir sendiri. Mereka tahu, apa yang sebenarnya terjadi, dan mereka juga tahu sebentar lagi Mario pasti memarahi mereka. "Sudah tahu yang sebenarnya?" tanya Mario memecah keheningan. Sella dan Miranda terdiam dan saling melempar pandangan, sesungguhnya mereka sangat takut akan kemarahan Mario. Mungkin, selama ini Miranda yang mengatur jalannya pikiran Mario, dan membuat Mario takluk kepadanya. Tapi sekarang? Jangan tanyakan lagi. "Mario, dia meninggal itu sudah takdir dan tak pantas kau menyalahkan mami dan juga Sella." ucap Miranda dengan mempertahankan nada angkuh nya. "Iya Mario, tak sepantasnya kau menyalahkan kami. Kami tidak bersalah." tambah Sella. Ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN