Menguji Kecemburuan Dewa. Kini pandangan Dewa bukan lagi terarah pada Tere yang sedang duduk di kursi berbincang bersama Elang, Kinan dan Awan. Mereka berempat tampak asyik tertawa hingga suaranya terdengar dari posisi Dewa duduk. Namun, tatapan tajam dipenuhi kilatan api amarah lelaki itu terus saja menatap lurus ke arah tiga orang yang sedang duduk di kursi meja sebelah kanannya. Sambil menggertak kan gigi Dewa menggenggam gelas berisi wine sesekali mengguncang lalu meminum secara kasar. Sehingga tidak butuh waktu lima detik wine itu tandas dari gelas. "Terus--" Keyla membenarkan posisi. Kemudian merapikan rambut ke belakang telinga. Melirik ke Dewa sejenak lalu menyambung lagi kalimatnya yang terpotong. "Terus apa yang dia lakukan, menghadapi semua ini, Kak?" Ia memberanikan dir

