Rencana Mama Mayang. “Apa kamu tau Demian itu siapa?” Setelah Dewa panjang lebar berbicara kini saatnya Keyla mengambil alih. Semua tuduhan yang dilontarkan laki-laki itu sejak tadi sama sekali tidak berdasar. Terus saja menghujam hatinya menciptakan lara dalam relung hati. Mata indah dihiasi oleh bulu lentik di atas itu terus saja menoleh ke samping sambil memicingkan menatap tajam Dewa yang kini bergeming. Di tepi ranjang dengan berwajah datar memandang lurus ke lantai tanpa ekpresi. “Kamu cemburu, kan?” “Ngaco kamu, nggaklah. Ngapain aku cemburu sama kamu.” Dewa masih mencoba meredam emosinya yang sejak tadi meluap-meluap karena tingkah Keyla yang pamer kedekatan bersama dengan Demian. Bukan cemburu, melainkan ia hanya tidak suka saja jika melihat seorang wanita memiliki hubu

