Bab 27

1417 Kata

Zane baru keluar dari ruang fakultas ketika ia melihat sosok yang membuat langkahnya terhenti seketika. Rena berdiri beberapa meter dari tangga kampus, tepat di bawah bayangan pohon trembesi. Yang ini… kosong. Matanya pasrah. "Rena?" Rena mengangkat kepala perlahan. Ia melangkah mendekat. "Zane," katanya, datarnya membuat bulu kuduk Zane berdiri. Zane mencoba tersenyum sopan, tapi tak bertahan lama. "Kamu… ngapain di sini?" Rena berhenti tepat satu meter di depannya. Jarak yang aman. Ia menarik napas panjang, mengembuskannya lambat. "Aku mau bilang sesuatu," ucapnya. Nada itu bukan nada seseorang yang ingin memulai percakapan biasa. Lebih seperti seseorang yang sudah mengambil keputusan. Zane menelan ludah. "Oke. Ada apa?" Rena menggeser pandangannya ke halaman kampus yang mul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN