27. Dinodai

2115 Kata

“Aku benar-benar akan teriak” ancam Naya. Air mata sudah menganak sungai di pipinya karena ia sungguh tak tahu lagi harus berbuat apa dalam keadaan semenakutkan itu bersama pria yang bukan suaminya dan berniat jahat kepadanya. Topan diam sebentar lalu menatap Naya “Aku tidak tahu menghentikan perasaan ini, Anaya. Aku mencintaimu dan ingin memilikimu seutuhnya” “Itu obsesi, b*****t” pekik Naya. Adam tertawa “Sungguh air matamu membuatku terhibur” ujarnya “Kurasa, aku bear-benar akan memilikimu malam ini karena aku sudah sangat terangsang dengan ketakutanmu” Naya yang melihat bahwa ia sudah dekat kamarnya yang terbuka, segera berlari untuk menghindari Topan, tapi ternyata gerakannya kalah cepat karena pria itu berhasil menarik tangannya dan memeluknya dari belakang dengan satu tangan y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN