Bab. 39 - Kepleset

1107 Kata

Keributan di asrama itu, mau tidak mau membuat para cewek gempar. Mereka ulang apa yang terjadi di antara Joy dan Elang. Meski sirik, tetapi kompak salah fokus dengan pesona Elang. "Denger apa kata Elang tadi?" Mala mengoceh. Para pendengar menahan napas. Seringai puas dari wajah Mala terpampang jelas. "Salah! Gue yang mepet terus ke elo." "Kyaaaaaa...." Suara jeritan para penggosip meledak. Seolah Ravi baru menebar ciuman jarak jauh untuk gadis-gadis itu. Di antara trainee pria seangkatan, Elang paling menarik. Sifatnya yang ramah dan sering bercanda dengan orang lain, membuat Elang panen atensi gadis-gadis. Namun, sayang seribu sayang, hati Elang tertancap ke Joy saja. "Oh My God, gue mau pingsan dengernya!" Windi mengepalkan tinju. Sedetik berikutnya, raut wajahnya langsung kuyu dit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN