Ingin Menyentuh

1468 Kata

Ara kemudian mendekat dan duduk di tepi ranjang sambil menatap wajah pucat Yudis. Kedua mata Yudis saat ini terlihat teduh sedang menatapnya. “Kenapa Mas bisa sakit, apa Mas Yudis kemarin hujan-hujanan?” tanya Ara penasaran. “Kemarin kan enggak hujan,” jawab Yudis sambil tersenyum. Ingin rasanya dia terus terang kalau dia semalaman yang sengaja hujan-hujanan di kamar mandi agar naga saktinya adem dan tak berontak. “O iya,” sahut Ara dengan senyum mengembang. Membuat Yudis semakin tergoda. “Mas istirahat aja dulu!Aku harus membereskan dulu ---.” Yudis kemudian menahan tangan Ara yang akan pergi lagi. “Ada apa Mas?” Yudis kemudian membuka selimutnya dan menggeser tubuhnya, “Kemarilah, aku masih menggigil!” ucap Yudis mengajak Ara agar mendekat dan memeluknya. Tentu saja Ara dengan se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN