“Romeo, apa itu loe?” tanya Ara tak percaya kalau sosok di depannya adalah Romeo. “Iya, ini gue. Masa loe enggak ngenalin gue!” ucap Romeo dengan senyum puas karena berhasil membuat Ara terkejut. “Ke-kenapa loe bisa di sini?” tanya Ara takjub. Setahu dia yang bisa masuk ke sini adalah tamu undangan dan kolega perusahaan Yudis. Romeo tidak begitu peduli dengan pertanyaan Ara. Dia kemudian menarik tangan Ara agar bisa bicara dengan leluasa tanpa menganggu acara yang sepertinya akan dimulai. Ara melihat ke atas panggung, di sana terlihat ada Sasha yang maju sebagai pembawa acara. Romeo melihat Ara yang sedang terpaku melihat ke atas panggung. Karena dia bisa melihat Yudis dan Kakek Damian di podium. “Ayo ikut aku dulu!” ajak Romeo menarik tangan Ara. Romeo kemudian menyeret Ara ke sudut

