Sepasang kekasih halal ini, sedang mendatangai buku nikah. Setelah itu mereka menyabut ucapan selamat dari keluarga suaminya,dan saudara saudaranya.
"Selamat ya sayang kamu sekarang sudah menjadi Seorang istri, ingat mata kakak ya " ucap rasyidz kepada adik perempuannya.
"Terimakasih kak, aku gak mau pisah sama kak nanti" jawab intan sambil menangis di pelukan sang kakak.
"Jangan menangis sayang kamu harus ikut kemanapun suami kamu pergi, jadikan dia rumah kamu sayang" ucap rasyidz lembut
Intan menganggukan kepalanya dan memaksakan tersenyum. Saat sang kakak bilang begitu.
"Sayang selamat ya kamu sudah bukan tanggung jawab Abi, Sama ummi sekarang,kamu ini sekarang tanggung jawab suami kamu. Ingat kata Abi harus jadi istri yang baik oke", ucap Abi Abdurrahman.
"Terimakasih Abi sudah merawatku dari aku kecil sampai sekarang dan aku sekarang harus terpisah sama Abi Sama ummi" jawab intan memeluk erat sang Abi cinta pertamanya.
"Sama sama sayang nak Irfan nitip putri Abi kalau nak Irfan udah gak menyayangi putri Abi kembalikan lah dengan cara baik baik Abi akan menerimanya." Ucap sang Abi Abdurrahman
"Iya Abi saya akan selalu menyayangi putri Abi dan membahagiakan putri Abi semampu saya"jawab Irfan.
"Sayang selamat ya cantik udah mau menjadi menantu ummi dan Abah kalau irfan menyakiti kamu bilang aja pada kami biar kami menghukum ya"ucap umi Aisyah
"Iya ummi doakan saja intan menjadi istri yang baik" jawab intan
"Kak intan kalau kak Irfan jahat biar aku cari kan kak ipar yang tampan haha" ucap Amel. Keponan irfan sama seperti intan sangat jahil dan bar bar.
"Jangan macam macam masa, kamu mau cari calon suami buat istri kak" jawab Irfan kesal kepada sang keponakan.
"Haha, ummi kak Irfan ngamuk tuh, " ucap Amel berlari ke ummi maryam mencari perlindungan
"Mas Irfan jangan kaya gitu kasihan amel nya di tatap tajam" jawab intan menatap tajam sang suami.
"Ha ha dih sekarang jadi diem sudah ada pawang ya "ledek Amel
Semua orang sudah kembali, termasuk keluarga irfan sudah kembali ke rumahnya.
"Sayang bawa suami mu masuk ke kamar kasihan kelihatan lelah" ucap sang ummi
"Iya ummi, ayo mas Irfan kita ke kamar untuk istirahat" jawab intan
"Ummi, Abi, kak Maya, sama kak Rasyidz aku pamit dulu ya istirahat." Ucap irfan.
"Iya nak sana segera bersih bersih dulu." Jawab ummi
******
Dikamar intan dan Irfan.
Intan sedang menghapus make up ya di meja rias sedangkan Irfan Barus selesai mandi dia lupa tidak bawa pakaian ganti. Irfan terpesona kecantikan alami sang istri.
'hmmm' dehem Irfan
Intan menatap pantulan suaminya dari cermin. "Mas Irfan kenapa gak pake baju sih dari kamar kamar mandi sih" ucap intan menutup mata dengan kedua tangannya.
"Hmmm emang kenapa kalau gak pake baju " jawab Irfan sambil berjalan ke arah istrinya dan berhenti di sebelah lehernya sang istri yang dihalangi hijab.
"Mas, ih geli kenapa malah sembunyi di leher intan sih"ucap intan
"Biarkan kaya gini sebentar sayang nyaman" jawab Irfan menyembunyikan wajahnya si sela sela leher intan dan memeluk dari belakang.
"Ih jangan m***m mas Irfan ih awas ya mau mandi " ucap intan
Irfan tidak mendengarkan Omelan sang istri karena ia beneranangat nyaman dengan posisi seperti ini, ia mengajak sang istri duduk di tepi ranjang dan melanjutkan pelukan nya intan yang memberontak saat Irfan memeluk secara mendadak.
Tapi sayang tenaga intan kalah sama Irfan iya selalu mengancam kalau menolak ia akan meminta hak malam pertamanya malam ini juga.
"Dasar dosen m***m awas ih aku mau mandi" ucap intan dengan nada kesal nya.
"Diam atau aku meminta hak ku malam ini secara paksa, milih mana" jawab Irfan mengancam istrinya
Intan memantung saat mendengarkan ancaman suaminya itu. Ia hanya pasrah saja.
"Mas tapi aku belum mandi atuh " ucap intan
"Sebentar saja ya, aku mohon"jawab Irfan memejamkan mata nya di belahan d**a intan.
'tapi mas pakai dulu baju nya ya " ucap intan.
"Sayang bisa nyanyi gak?" Tanya Irfan
"Bisa tapi intan sholawatin aja biar mas Irfan tidur gimana, nanti intan masakin kesukaan mas Irfan" jawab intan
"Hnmm iya udah sholawati aja ini kepala mas pusing sayang " ucap irfan tidur
"Baik mas aku sholawatin mas ya" jawab intan mengelus rambut suaminya lemb
Ya Nabi Salam ’Alaika , Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika, Sholawatullah ’Alaika
Asyroqol Badru ’Alaina, Fakhtafat Minhul Buduruu
Mitsla Husnik Maa Ro’aina, Qottu Ya Wajha Sururii
Ya Nabi Salam ’Alaika, Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika, Sholawatullah ’Alaika
Anta Syamsun Anta Badrun, Anta Nuurun Fauqo Nuuri
Anta Iksiru Wagholi, Anta Misbahus Shuduri
Ya Nabi Salam ’Alaika, Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika, Sholawatullah ’Alaika
Ya Habibi Ya Muhammad, Ya ’Arusal Khofiqoini
Ya Muayyad Ya Mumajaad, Ya Imamal Qiblataini
Ya Nabi Salam ’Alaika, Ya Rasul Salam ’Alaika
Ya Habib Salam ’Alaika, Sholawatullah ’Alaika
Irfan tertidur di pangkuan intan, intan memindahkan kepala Irfan ke bantal.
"Selamat tidur mas"ucap intan
Intan memutuskan untuk mandi dan memasak untuk makan gak mungkin gak makan soalnya mereka berdua belum sempat makan tadi.
"Mas intan mau masak dulu soal nya kita belum makan" ucap intan bisik ke telinga Irfan.
"Hmmm mau kemana sayang" jawab Irfan
"Mau masakin mas Irfan boleh ditinggal dulu" ucap intan
" Hmmm, iya udah nanti mas susul kamu yah ke dapur. Mas mau pakai baju dulu" jawab Irfan
"Iya mas intan turun dulu assalamualaikum" salam intan
"Walaikumsalam "jawab Irfan.
***
Setelah selesai berpakaian Irfan turun menyusul istrinya ke dapur terdengar suara nyanyian istrinya.
Wahai pemilik nyawaku Betapa lemah diriku ini Berat ujian dari-Mu Kupasrahkan semua pada-Mu
Tuhan, baru kusadar Indah nikmat sehat itu Tak pandai aku bersyukur Kini 'ku harapkan cinta-Mu
Kata-kata cinta terucap indah Mengalir berzikir di kidung doaku Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku Teringat semua yang Kau beri untukku Ampuni khilaf dan
salah selama ini Ya Ilahi, Muhasabah cintaku
Tuhan, kuatkan aku Lindungiku dari putus asa Jika ku harus mati Pertemukan aku dengan-Mu
Kata-kata cinta terucap indah Mengalir berzikir di kidung doaku Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku Teringat semua yang Kau beri untukku Ampuni khilaf dan salah selama ini Ya Ilahi, Muhasabah cintaku
Kata-kata cinta terucap indah Mengalir berzikir di kidung doaku Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku Teringat semua yang Kau beri untukku Ampuni khilaf dan salah selama ini Ya Ilahi, Muhasabah cintaku
Irfan memeluk sang istri begitu dari belakang.