Sama dengan semalam, pagi ini CID sedang berada di depan rumah Senna. Kali ini, ia bersama El "Mengapa kita kemari?" EL bertanya. "Aku hanya ingin memastikan satu hal." "Apa?" "Kau akan mengetahuinya nanti." Lama mereka mengintai, tak ada sesuatu yang aneh. Hingga, siang menjelang—dari kejauhan terlihat sebuah motor berhenti tepat di depan rumah Senna. Seorang laki-laki tampak mengendarainya. Mengenakan helm berwarna hitam serta jaket kulit hitam dan membawa tas ransel. CID mengerutkan kening, melihatnya. CID yang menaruh curiga pada pria tersebut, segera turun dari mobil dan berlari menghampiri pria itu. El kemudian mengikutinya. CID menepuk bahu pria itu, di saat pria itu akan mengambil sesuatu dari dalam tas, serta akan masuk ke dalam rumah Senna. Pria itu kemudian membalik

