Penyekapan Senna

2196 Kata

Wajah Leo terlihat jelas. Matanya memburu marah. “Iya! Kenapa? Kau terkejut, bukan?” “Ka-kau.. benar-benar..” Pandangannya berubah gelap dan matanya perlahan menutup. “Lea! Keluarlah!” SI Samar-samar—Senna membuka matanya. Bola matanya berputar. Dia mulai mengangkat kepala dan melihat sekeliling. Senna berada di kamarnya saat ini. Duduk terikat, di kursi. “Kau sudah bangun, sayang?” ucap Leo yang sedang menyusuri kamarnya. Topi dan masker, sudah tidak dipakai olehnya. Senna mendesis kesal. “Lepaskan aku, breng*sek!” “Wah.. Kau, bisa berkata kasar juga rupanya. Kau ingin aku lepaskan? Sayangnya, aku tidak akan melepaskan mu!” “Kau—sungguh gila! Sungguh, kau yang melakukan ini semua? Kenapa?!” “Kenapa? Kenapa katamu? Tentu saja untuk balas dendam!” Leo mengambil kursi lalu dud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN