"CID. Ini gawat!" pungkas El, memasuki ruang interogasi. "Ada apa?" "Kita tak bisa mencari barang bukti di rumah Pak Brian. Keluarga menolaknya." "Bagaimana lagi. Kita harus menerobosnya nanti malam." "APA?" CID menoleh pada El dan memberi isyarat pada El untuk menyetujuinya, lewat pandangan mata. "Ba-baiklah." SI Beberapa menit yang lalu, interogasi telah usai. Saat ini, CID berada di ruangannya bersama dengan anggota lainnya. "CID, untuk apa kau menyuruhku masuk dan mengatakan seperti itu di depannya tadi? Dan, kita akan membobol rumah seseorang? Bukankah itu tindak kriminal?" "Jika memang dia pelakunya, dia akan pergi ke rumah Brian sebelum kita. Tapi.. jika bukan dia pelakunya, maka dia tak akan datang." "Jadi, kau menggunakan itu untuk memancingnya?" CID mengangkat

